Mengulang Cerita yang Tertinggal
Beberapa hari yang lalu tangan dan kal\ki ini melangkah untuk tetap pergi dalam lembah yang terkadang tak pernah terfikirkan oleh orang lain. Mengapa demikian, apakah semua itu hanya ilusi? ataukah hanya perdebatan hati nurani dengan realita yang begitu bebas. Terik matahari membakar semua semngat yang ada di dalam tubuh ini sehingga orang begitu tau. Apa yang ingin aku lakukan? dalam diri kita masih berfikir seperti itu. Bagaimana dengan orang lain yang melihat kita begitu semangat. Apakah aku bermaksud membohongi semua itu? Apkah semua itu harus bersama dalam memori saja. Mulai sekarang kita akan bersama dalam tekad yang lebih besar dan yang memiliki mimpi yang sama. Tapi jangan lupakan orang lain yang sebenarnya menentimu untuk suskses. Orang yang begitu merendahkanmu sudah menunggu perubahanmu??? Mimpi itu sudah mulai dalam genggaman, meskipun tak hayal banyak yang harus aku lalui terlebih dahulu. Pencapaian yang aku kejar belum bisa membuat orang percaya padaku, buat aku...